AFTN Social

Media Polmas Poldasu

Transparan, anti kkn dan anti kekerasan

Poldasu Masih Selidiki Berita Hoax Pos Lantas Simpang Tiga Sergai Ditembak OTK

2 min read
Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja berikan keterangan pada media.

Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Tatan Kabid Humas Poldasu Kombes Tatan berikan keterangan pada media.

Medan (Media Polmas) – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) masih melakukan penyelidikan terkait informasi berita bohong (hoax), tentang adanya postingan di media sosial Facebook yang berisi Pos Polantas Simpang Tiga, yang berada di Perbaungan, Serdang Bedagai (Sergai) ditembak Orang Tidak Kenal (OTK).

Demikian dikatakan, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, kepada media, Rabu (16/12/2020).

Tatan menyebutkan, Poldasu masih mendalami info hoax itu.

“Masih proses lidik,” ujar Tatan.

Tatan menyebutkan, dalam penyelidikan ini pihaknya sudah meminta keterangan dari beberapa saksi.

“Saksi sudah ada kita periksa,” sebutnya.

Ditanya tentang identitas pemilik akun Facebook Andhika Aditya Hermawan, Tatan menyatakan, pihak Poldasu masih menyelidiki. “Masih kita lidik,” katanya.

Seperti diketahui, akun Facebook bernama Andhika Aditya Hermawan menulis postingan, ‘Selamat Siang. Diinformasikan telah terjadi penembakan oleh OTK yang diarahkan ke Pos Lantas simpang tiga Perbaungan. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka pada kejadian ini. Pelaku melarikan diri. Demikian Terimakasih’.

Dalam postingan yang diunggah pemilik akun juga disertai, beberapa warga yang melihat kondisi Poslantas Perbaungan.

Dengan beredarnya postingan ini, Polda Sumut langsung akat bicara. Poldasu menyatakan kalau informasi tentang Pos Polantas Simpang Tiga yang berada di Perbaungan, Serdang Bedagai (Sergai) ditembak Orang Tidak Kenal (OTK) adalah hoax.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, kabar yang beredar dari media sosial Facebook tersebut tidak lah benar.

“Nggak ada (kabar tidak benar), tidak ada tembakan,” ujarnya, Sabtu (12/12/2020) sore.

Dia menjelaskan bahwa kondisi kaca Poslantas tersebut tidak tembus.

“Kacanya tidak tembus. Dan di sana juga banyak penarik becak yang mangkal. Mereka tidak mendengar suara letusan,” tutup Tatan kepada media. (KP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Open chat
Butuh Bantuan?
Apa Yang Bisa Kami Bantu?